Skip to content


Keamanan Navigasi di lautan Nusantara

 

Pembangunan sarana bantu navigasi pelayaran (SBNP) merupakan bagian dari program pemerintah untuk mengembangkan potensi ekonomi wilayah kelautan sekaligus untuk menjaga kedaulatan Indonesia di pulau-pulau terluar.

Kondisi inilah yang mendorong pemerintah untuk meningkatkan pembangunan dan pemeliharaan sarana navigasi. Menurut Peraturan Menteri Perhubungan No 7 Tahun 2005 dijelaskan bahwa sarana bantu navigasi pelayaran adalah sarana yang dibangun atau terbentuk secara alami dengan fungsi membantu navigator dalam menentukan posisi dan/atau haluan kapal serta memberitahukan bahaya dan/atau rintangan pelayaran untuk kepentingan keselamatan berlayar. Salah satu sarana bantu navigasi tersebut diantarannya adalah menara suar dan rambu suar.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut pada tahun 2005 berupaya membangun sarana bantu navigasi pelayaran di 47 lokasi pulau-pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Pendanaan dari proyek ini bersumber dari APBN dengan sistem multiyear.

Menurut kontrak kerja No. 01/K/SNP/PPK-SKDJPL/2005 tertanggal 19 desember 2005, Dirjen Perhubungan Laut menggandeng PT LEN Industri (Persero) untuk melakukan pekerjaan senilai Rp. 144.252.500.000,00 (Seratus empat puluh empat miliar dua ratus lima puluh dua juta lima ratus ribu rupiah).

Lingkup pekerjaan PT LEN adalah membangun SBNP di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar indonesia yang dibagi menjadi beberapa Home Base yaitu ; Padang, Tanjung pinang, Cilacap, Samarinda, Bitung dan Makassar. Pembangunan SBNP tersebut diantaranya :

1.Menara Suar 40 m di 25 lokasi
2.Rambu Suar 30 m di 15 lokasi
3.Rabu Suar 15 m di 3 lokasi
4.Rambu Suar 15 m laut di 4 Lokasi

====

Ini berita yang menggembirakan.  Menggambarkan akan kemajuan yang dicapai dalam Dunia Pelayaran, khususnya dalam usaha Keamanan Pelayaran  di lautan Nusantara.

Namun ada kelanjutannya, tulisan ini dikutip dari laporan ICW. Berita selanjutnya sangat menyedihkan.  Silahkan mencarinya di ICW. Urut-urut dada.

Joe Ragan

Posted in Site Update.


tanya tentang “safety procedure” di jetty pada shipyard/offshore fabrication

Dear all,

Rekan2 maritime, mohon informasinya Prosedure Keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan yang bergerak di bidang shipyard/offshore fabrication.. Kebetulan tempat saya bekerja akan menbangun sebuah jetty. Mohon bantuan rekan2 sekalian, jimmi_lbt@yahoo.co.id

Thanks And Best regards,

Jimmi L

Posted in Ekonomi Bahari, Pelabuhan.


Indonesia Blue Revolution Expo & Forum 2010

In Conjunction with Hari Nusantara 2010

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA

7 – 10 Desember 2010, Jakarta Convention Center

INDONESIA BLUE REVOLUTION

AWAKENING OF INDONESIA’S OCEANIC & FISHERIES RESOURCES TOWARDS GLOBAL MARKET

INFORMASI UMUM

Nama Kegiatan :   Indonesia Blue Revolution

Tema                     :   Awakening Of Indonesia’s Oceanic & Fisheries Resources Towards

Global Market

Waktu                   :   7 – 10 Desember 2010

Tempat                :   Cendrawasih Room, Merak Room, Lower Lobby, Main Lobby, Kasuari Room, Outdoor, Jakarta Convention Center. JL. Jend. Gatot Subroto, Jakarta

INDONESIA BLUE REVOLUTION FORUM & EXPO 2010

dirancang untuk menciptakan peluang peluang ekonomi dan

mendorong partisipasi dunia usaha, masyarakat maupun

investasi dalam jaringan pembangunan kelautan yang lebih

luas, arena pameran dibentuk dengan zonasi profil peserta.

For more information : www.indoblurev.com

Cendekia Communication
Crown Palace Block B16,
Jln. Prof Dr. Soepomo No. 231 Tebet, Jakarta 12870, Indonesia
Phone: (62-21) 8370 3265 – 8378 5678 | Fax: (62-21) 8370 3261 – 8378 7398
Email : milda@persadamulticendekia.com

Dirjen. Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI

Gd. Mina Bahari III Lt. 13, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta 10110

Telp : 62 21 3500023, Fax : 62 21-3519133

Posted in Ekonomi Bahari, Event-Kegiatan Maritim, Industri Pelayaran, Teknologi Maritim, Teknologi Perkapalan, Wisata Bahari.


INDEX SATAL 2010: Indonesia Exploration Sangire Talaud

Indonesia Exploration Sangire Talaud (Index Satal 2010 Cruise) akan berlangsung selama 35 hari dari 6 Juli-9 Agustus 2010. Fokus penelitian yang dilakukan mengarah pada beberapa bidang seperti hydrothermal vents, marine geology, marine habitat, oseanografi, hidrografi, flora dan fauna laut dalam, habitat laut dan perikanan, dan teknologi informasi kelautan. Sejumlah instansi terkait seperti Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP), Kementerian Kelautan Perikanan, LIPI, ESDM, ITB, Unpad dan Unsri terlibat dalam perencanaan riset ini.
(sumber http://www.bppt.go.id)

Posted in Event-Kegiatan Maritim, Lingkungan Maritim, Pendidikan Maritim, Penelitian Maritim, Perikanan, Teknologi Maritim.


mencari BOOM lokal ?

halo semua,, saya sedang melakukan penelitian dan berniat untuk mengembangkan desain dari BOOM. akan tetapi data yang saya dapat masih minim. saya berharap akang2 sekalian mw membantu saya dengan memberikan informasi mengenai BOOM terutama mengenai BOOM produksi lokal, dan dimana saya dapat menemukan BOOM produksi lokal tersebut?

Posted in Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Konservasi Lingkungan Maritim, Lingkungan Maritim, Pelabuhan, Pencemaran Lingkungan Maritim, Penelitian Maritim, Perencanaan-Desain Kapal, Pertahanan dan Keamanan Maritim.

Tagged with , , .