<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Macam Ocean Energy</title>
	<atom:link href="http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/06/03/macam-ocean-energy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/06/03/macam-ocean-energy/</link>
	<description>Membangun Indonesia Berbasis Ekonomi Maritim</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Feb 2010 07:05:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: kapan dekan FTK jadi moderator debat capres? &#171; Kertas Tisu</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/06/03/macam-ocean-energy/comment-page-1/#comment-424</link>
		<dc:creator>kapan dekan FTK jadi moderator debat capres? &#171; Kertas Tisu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 10:15:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/06/03/macam-ocean-energy/#comment-424</guid>
		<description>[...] sumber enerji kita. prospek ocean energy yang dapat diperoleh dari wilayah laut Indonesia sangat tinggi. wilayah laut kita mampu mendukung dalam implementasi enerji gelombang, enerji pasang surut, enerji arus dan enerji perbedaan temperatur, enerji matahari dan enerji angin. (data lengkap Indonesia Maritim Club) [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] sumber enerji kita. prospek ocean energy yang dapat diperoleh dari wilayah laut Indonesia sangat tinggi. wilayah laut kita mampu mendukung dalam implementasi enerji gelombang, enerji pasang surut, enerji arus dan enerji perbedaan temperatur, enerji matahari dan enerji angin. (data lengkap Indonesia Maritim Club) [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adhikara</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/06/03/macam-ocean-energy/comment-page-1/#comment-418</link>
		<dc:creator>adhikara</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 07:44:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/06/03/macam-ocean-energy/#comment-418</guid>
		<description>saya tertarik dengan topik anda, memang tidak dapat dipungkiri bahwa apa yang anda sampaikan memang benar apa adanya.

sebagai mahasiswa mungkin saya bisa berbangga diri karena DIKTI memiliki agenda tahunan berupa Program Kreatifitas Mahasiswa dan kebetulan proposal saya diterima (penelitian dalam bidang alat pembangkit listrik tenaga gelombang). tapi dengan dana yang digulirkan serasa tidak cukup bila diharapkan untuk menghasilkan sebuah energi yang bermanfaat bagi banyak orang.

kurangnya penghargaan bangsa kita terhadap hasil karya anak negeri seringkali membuat kekecewaan yang begitu mendalam bagi peneliti. seperti halnya banyak peneliti yang dipatenkan hasil karyanya di negeri orang hanya karena penelitiannya di sponsori oleh negara tersebut.

semoga apa yang anda harapkan sebagai raja di negara sendiri dapat terwujud.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya tertarik dengan topik anda, memang tidak dapat dipungkiri bahwa apa yang anda sampaikan memang benar apa adanya.</p>
<p>sebagai mahasiswa mungkin saya bisa berbangga diri karena DIKTI memiliki agenda tahunan berupa Program Kreatifitas Mahasiswa dan kebetulan proposal saya diterima (penelitian dalam bidang alat pembangkit listrik tenaga gelombang). tapi dengan dana yang digulirkan serasa tidak cukup bila diharapkan untuk menghasilkan sebuah energi yang bermanfaat bagi banyak orang.</p>
<p>kurangnya penghargaan bangsa kita terhadap hasil karya anak negeri seringkali membuat kekecewaan yang begitu mendalam bagi peneliti. seperti halnya banyak peneliti yang dipatenkan hasil karyanya di negeri orang hanya karena penelitiannya di sponsori oleh negara tersebut.</p>
<p>semoga apa yang anda harapkan sebagai raja di negara sendiri dapat terwujud.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lautbiru</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/06/03/macam-ocean-energy/comment-page-1/#comment-384</link>
		<dc:creator>Lautbiru</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 06:05:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/06/03/macam-ocean-energy/#comment-384</guid>
		<description>Pak Donny,

Seru juga pencerahannya.  Kalau bicara kapasitas daya listrik yang bisa dihasilakan dari ocean energy ini yang mana yang paling effisien? Apakah bisa untuk skala besar dengan lokasi terbatas atau skala kecil tapi ada di mana-mana?

Proyek 10.000 MW Tahap I di Indonesia masih mengandalkan energi fosil (karena ini bicara langkah taktis, udah kepepet karena kondisi supply demand listrik yang sudah kritis).  

Proyek 10.000 MW Tahap II sudah mulai bicara sumber energi yang berkesinambungan.  Karena memang kebijakan energi tidak bisa hanya dipikirkan secara taktis, tapi strateginya harus jelas. Jangan baru repot kalau ada masalah di depan mata (taktis), nggak ada yang namanya antisipasi jangka pajang (strategi).

Melihat strategisnya daerah tropis sebagai sumber energi, maka besar kemungkinan setelah energi fosil mulai bergser ke energi yang suistainable maka &quot;hot zone&quot; dari segi geopolitik bisa bergeser ke negara-negara ekuator (apalagi negara kepulauan di ekuator) bukan lagi di timur tengah (karena kaya minyak bumi) seperti sekarang ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Donny,</p>
<p>Seru juga pencerahannya.  Kalau bicara kapasitas daya listrik yang bisa dihasilakan dari ocean energy ini yang mana yang paling effisien? Apakah bisa untuk skala besar dengan lokasi terbatas atau skala kecil tapi ada di mana-mana?</p>
<p>Proyek 10.000 MW Tahap I di Indonesia masih mengandalkan energi fosil (karena ini bicara langkah taktis, udah kepepet karena kondisi supply demand listrik yang sudah kritis).  </p>
<p>Proyek 10.000 MW Tahap II sudah mulai bicara sumber energi yang berkesinambungan.  Karena memang kebijakan energi tidak bisa hanya dipikirkan secara taktis, tapi strateginya harus jelas. Jangan baru repot kalau ada masalah di depan mata (taktis), nggak ada yang namanya antisipasi jangka pajang (strategi).</p>
<p>Melihat strategisnya daerah tropis sebagai sumber energi, maka besar kemungkinan setelah energi fosil mulai bergser ke energi yang suistainable maka &#8220;hot zone&#8221; dari segi geopolitik bisa bergeser ke negara-negara ekuator (apalagi negara kepulauan di ekuator) bukan lagi di timur tengah (karena kaya minyak bumi) seperti sekarang ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
