<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indonesia Maritime Club &#187; Wisata Bahari</title>
	<atom:link href="http://www.indonesiamaritimeclub.com/category/wisata-bahari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com</link>
	<description>Membangun Indonesia Berbasis Ekonomi Maritim</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Aug 2010 14:31:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Indonesia Blue Revolution Expo &amp; Forum 2010</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2010/08/13/indonesia-blue-revolution-expo-forum-2010/</link>
		<comments>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2010/08/13/indonesia-blue-revolution-expo-forum-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2010 14:03:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kiky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bahari]]></category>
		<category><![CDATA[Event-Kegiatan Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Pelayaran]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Perkapalan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Bahari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/?p=519</guid>
		<description><![CDATA[[ December 7, 2010 9:00 am to December 10, 2010 5:00 pm. ] In Conjunction with Hari Nusantara 2010

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA

7 - 10 Desember 2010, Jakarta Convention Center

INDONESIA BLUE REVOLUTION

AWAKENING OF INDONESIA'S OCEANIC &#38; FISHERIES RESOURCES TOWARDS GLOBAL MARKET

INFORMASI UMUM

Nama Kegiatan :   Indonesia Blue Revolution

Tema                     :   Awakening Of Indonesia's Oceanic &#38; Fisheries Resources Towards

Global Market

Waktu                   :   7 - 10 Desember 2010

Tempat                :   Cendrawasih Room, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In Conjunction with<span style="color: #0000ff;"> Hari Nusantara 2010</span></p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA</strong></span></p>
<p><strong>7 &#8211; 10 Desember 2010, Jakarta</strong><strong> Convention Center</strong></p>
<p><strong><span style="color: #3366ff;"><strong>INDONESIA</strong><strong> BLUE REVOLUTION</strong></span></strong></p>
<p><strong>AWAKENING OF INDONESIA&#8217;S OCEANIC &amp; FISHERIES RESOURCES TOWARDS GLOBAL MARKET</strong></p>
<p>INFORMASI UMUM</p>
<p>Nama Kegiatan :   Indonesia Blue Revolution</p>
<p>Tema                     :   Awakening Of Indonesia&#8217;s Oceanic &amp; Fisheries Resources Towards</p>
<p>Global Market</p>
<p>Waktu                   :   7 &#8211; 10 Desember 2010</p>
<p>Tempat                :   Cendrawasih Room, Merak Room, Lower Lobby, Main Lobby, Kasuari Room, Outdoor, Jakarta Convention Center. JL. Jend. Gatot Subroto, Jakarta</p>
<h3><span style="color: #0000ff;"><strong>INDONESIA BLUE REVOLUTION FORUM &amp; EXPO 2010</strong></span></h3>
<p>dirancang untuk menciptakan peluang peluang ekonomi dan</p>
<p>mendorong partisipasi dunia usaha, masyarakat maupun</p>
<p>investasi dalam jaringan pembangunan kelautan yang lebih</p>
<p>luas, arena pameran dibentuk dengan zonasi profil peserta.</p>
<p>For more information : <a href="http://www.indoblurev.com" target="_blank">www.indoblurev.com</a></p>
<p><strong>Cendekia</strong><strong> Communication</strong><strong> </strong><br />
Crown Palace Block B16,<br />
Jln. Prof Dr. Soepomo No. 231 Tebet, Jakarta 12870, Indonesia<br />
Phone: (62-21) 8370 3265 &#8211; 8378 5678 | Fax: (62-21) 8370 3261 &#8211; 8378 7398<br />
Email : <a href="mailto:milda@persadamulticendekia.com">milda@persadamulticendekia.com</a></p>
<p><strong>Dirjen. Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan</strong></p>
<p><strong>Kementerian Kelautan dan Perikanan RI</strong></p>
<p>Gd. Mina Bahari III Lt. 13, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta 10110</p>
<p>Telp : 62 21 3500023, Fax : 62 21-3519133</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2010/08/13/indonesia-blue-revolution-expo-forum-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun Emas ITS: Ekspedisi Kapal Majapahit &#8211; Indonesia to Japan 2010</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/07/03/tahun-emas-its-ekspedisi-kapal-majapahit-indonesia-to-japan-2010/</link>
		<comments>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/07/03/tahun-emas-its-ekspedisi-kapal-majapahit-indonesia-to-japan-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 13:04:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Habibie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Perkapalan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Bahari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[


 
Alhamdulillah, sebuah mimpi gila yang saya sampaikan kepada Cak Yo di awal tahun 2009 ini, dan didukung penuh oleh IKA ITS Jakarta Raya dan akhirnya didukung penuh oleh ITS, kini sudah menjadi sebuah gawe besar nasional. Bahkan sudah melibatkan Badan dan tenaga ahli asing.
Coba lihat 2 menit video replika Kapal Majapahit di:
www.ikaitsjakartaraya.com, baca pula Kompas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<div>
<p> </p>
<p>Alhamdulillah, sebuah mimpi gila yang saya sampaikan kepada Cak Yo di awal tahun 2009 ini, dan didukung penuh oleh IKA ITS Jakarta Raya dan akhirnya didukung penuh oleh ITS, kini sudah menjadi sebuah gawe besar nasional. Bahkan sudah melibatkan Badan dan tenaga ahli asing.</p>
<p>Coba lihat 2 menit video replika Kapal Majapahit di:<br />
<a href="http://www.ikaitsjakartaraya.com/">www.ikaitsjakartaraya.com</a>, baca pula Kompas pagi ini, Halaman 16, berjudul: &#8220;Djuhhari, Perahu Majapahit dan Spirit Bahari&#8221;.</p>
<p>Pada waktu ide ini pertama kali saya sampaikan kepada Cak Yo, saya utarakan bahwa saya memiliki visi untuk menggugah semangat bahari pemuda Indonesia melalui ekspedisi ini dengan meyewa kapal tradisonal Phinisi milik orang Bugis . Saya ingat betul, Cak Yo dengan ringan menantang saya: &#8220;Okay, kita dukung habis, dicarikan sponsor oleh IKA ITS Jakarta Raya, asal, jangan sewa kapal, melainkan buat sendiri kapalnya. Pas sekali, ITS &#8211; Centre of Excellent Kelautan Indonesia &#8211; Fakultas Teknik Perkapalan &#8211; Majapahit &#8211; Trowulan &#8211; Jawa Timur &#8211; Tahun Emas ITS, pas sekali&#8221; Tantang Cak Yo.<br />
 <br />
Tantangan itu, membuat saya terpacu memadukan berbagai pihak terkait. Termasuk mendekati Bapak Luluk Sumiarso (Mantan Dirjen, Saudara kandung Pak Tjuk Sukardiman). Pak Luluk kebetulan adalah Ketua Komunitas Peduli Majapahit.</p>
<p>Tumbu ketemu tutup-e, Pak Luluk menyambut super baik, dan bilang, kebetulan di Jepang sana juga ada orang-orang yang mempunyai mimpi gila yang sama, yaitu membuat dan melayarkan Kapal Majapahit. Alhamdulillah, semua bergulir dengan sempurna, sekarang mimpi itu mulai tampak wujudnya, menjadi proyek milyaran rupiah, namun &#8220;Seluruh pembiayaan pembangunan kapal akan ditanggung oleh Japan Majapahit association&#8221; Demikian komitmen dari pihak Jepang.</p>
<p>Sebagaimana yang kita tahu, Jepang dan Majapahit adalah 2 Kerajaan yang tidak pernah bisa ditaklukkan Kubilai Khan, di abad 13. Itu yang mendasari semangat mereka yang luar biasa dalam proyek ini.<br />
 <br />
1.   Prof. Hari Oentoro (Dirjen Sejarah Purbakala)<br />
2.   Ir. Luluk Sumiarso (Ketua Komunitas Peduli Majapahit)<br />
3.   Sumarwoto (Deputi Mensesneg )<br />
4.   Dr. Horst Liebner (ahli kapal dari Jerman dan naskah kuno tinggal di makasar)<br />
5.   Prof. Dr. P. J. Manguin (Arkeolog maritim asal Perancis)<br />
6.   Dr. Ir. Daniel M. Rosyid (Dosen FTK ITS)<br />
7.   Dr. Agus Supriyono ( Pusat studi Maritim Puslit UNDIP)<br />
8.   Prof. Dr. Hasan Jafar (Sejarawan Universitas Indonesia)<br />
9.   Dr. Agus Aris Munandar (Arkeolog Universitas Indonesia)<br />
10. Lukas P Koestoro (Kepala Balai Arkeologi Medan)<br />
11. Haji Djuhhari Witjaksono (Pengamat dan Pengrajin Kapal Majapahit)<br />
12. Ir. Sunaryo Suhadi MBA (Ketua IKA ITS Jakarta Raya)<br />
13. Takajo Yoshiaki (Japan Majapahit Association)<br />
14. Michimasa Fujie (Japan Majapahit Association)<br />
15. Yamamoto Yoshiyuki (Japan Majapahit Association)<br />
16. Dan perwakilan dari Dephub, DKP, Menkokesra, Dinas Pariwisata Jatim dan Sumenep.</p>
<p>Dan undangan lain total berjumlah kurang lebih 40 peserta.</p>
<p>Hasil dari Lokakarya tersebut adalah rumusan Bentuk Perahu Majapahit:</p>
<p>1. Bagian depan dan belakang perahu majapahit berbentuk V (double ended).<br />
2. Mengunakan teknologi Pasak Kayu.<br />
3. Menggunakan kemudi samping ganda.<br />
4. Menggunakan layar persegi.<br />
5. Menggunakan dua atau tiga tiang layar sesuai dengan besaran perahunya.<br />
6. Panjang perahu berkisar antara 20 s.d. 25 m, dengan lebar menyesuaikan.<br />
7. Pemakaian cadik perlu dipertimbangkan sesuai dengan fungsinya sebagai perahu niaga.</p>
<p>I.  Berkenaan dengan makalah yang disampaikan oleh para narasumber, kemudian masukan-masukan diskusi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa:</p>
<p>1. Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan besar di Nusantara pada masanya;<br />
2. Mengingat letaknya yang strategis, Majapahit merupakan bagian lintasan pelayaran dan perdagangan nusantara;<br />
3. Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan besar yang mengedepankan upaya perdamaian yang diikuti dengan penyiapan matra laut yang kuat;<br />
4. Teknologi pembangunan perahu merupakan kearifan masyarakat yang tidak lepas dari proses pembelajaran dari masa ke masa melalui kontak budaya;<br />
5. Apresiasi terhadap lingkungan menjadi bagian yang memungkinkan menculnya inovasi-inovasi teknologi;<br />
6. Sedikitnya sumber artefatual serta sumber sastra mayor, mengharuskan dilakukan penggalian sumber-sumber sastra minor.</p>
<p>II.  Kesimpulan:</p>
<p>Tim perumus juga menunjuk ITS untuk membuat desain kapal majapahit bekerjasama dengan Japan Majapahit Assocaition. Dan saya, Muhammad Habibie, mewakili ITS Jakarta Raya, diminta oleh Japan Majapahit Association untuk Supervisi (membantu mengawasi) pembuatan kapal majapahit.</p>
<p>Ini adalah sebuah bukti nyata, sebuah mimpi (Vision) berevolusi menjadi realita.</p>
<p>What Next!!!</p>
<p>Kita, kami berharap, ITS akan memberikan dukungan dan peran aktif dalam proyek ini, sebagai satu-satunya institusi resmi yang dipercayai menjaga nilai-nilai teknologi dan akademis Kapal Majapahit ini. Sekaligus mencanangkan program ini sebagai salah satu ikon Tahun Emas ITS. Agar tidak kedahuluan di klaim oleh pihak lain. Bayangkan, kapal jaman Majapahit di uji coba di laboratorium Hidrodinamika modern milik ITS. Akan banyak media asing dan lokal akan meliput. Bagus untuk promosi ITS.<br />
 <br />
Visi: Membangkitkan Jiwa Bahari Pemuda Indonesia.<br />
 <br />
 <br />
Salam,</p>
<p>Muhammad Habibie<br />
Alumni T. Perkapalan ITS 1997<br />
Departemen Kreatif IKA ITS Jakarta Raya<br />
<a href="http://www.ikaitsjakartaraya.com/">www.ikaitsjakartaraya.com</a></div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/07/03/tahun-emas-its-ekspedisi-kapal-majapahit-indonesia-to-japan-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Festival Internasional Pemuda &amp; Olahraga Bahari (FIPOB) Ke-4</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/06/09/festival-internasional-pemuda-olahraga-bahari-fipob-ke-4/</link>
		<comments>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/06/09/festival-internasional-pemuda-olahraga-bahari-fipob-ke-4/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 14:34:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lautbiru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event-Kegiatan Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Bahari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[[ June 6, 2009 to June 13, 2009. ]  
 
 
 

Festival Internasional Pemuda &#38; Olahraga Bahari (FIPOB) Ke-4

Waktu: 
Sabtu, 06 Juni 2009-Sabtu, 13 Juni 2009
 
Tempat:
Festival yang diikuti oleh peserta dari dalam dan luar negeri ini digelar di beberapa
kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Utara, antara lain Kabupaten Pematang Siantar,
Kabupaten Samosir, Kabupaten Asahan, Kabupaten Karo, Kabupaten Tonasa, Kabupaten
Simalungun, dan Kabupaten Tapanuli Utara.
 
Keterangan:
Pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><strong> </strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><strong> </strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><strong> </strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><strong> </strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><strong>Festival Internasional Pemuda &amp; Olahraga Bahari (FIPOB) Ke-4</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"><strong>Waktu:</strong> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Sabtu, 06 Juni 2009-Sabtu, 13 Juni 2009</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><strong>Tempat:</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Festival yang diikuti oleh peserta dari dalam dan luar negeri ini digelar di beberapa</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Utara, antara lain Kabupaten Pematang Siantar,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Kabupaten Samosir, Kabupaten Asahan, Kabupaten Karo, Kabupaten Tonasa, Kabupaten</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Simalungun, dan Kabupaten Tapanuli Utara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><strong>Keterangan:</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Pada festival multievent yang menyatukan keolahragaan, kepemudaan, dan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">kepariwisataan dalam satu kegiatan ini akan digelar berbagai acara dan perlombaan,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">antara lain:</span></span></p>
<ul style="margin-top: 0in; text-align: center;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Para layang internasional</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Gantole</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Bola voli pantai</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Perahu naga</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Lomba maraton 10 kilometer</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Lomba jetski</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Bendi hias</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Becak pariwisata hias</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Fun bike</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Lomba renang di alam terbuka</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Festival seni budaya etnis Sumatra Utara</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Lomba tari barongsai</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Pameran produk wirasusaha muda dan industri olahraga</span></span></li>
<li class="MsoNormal" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">Invitasi olahraga tradisional</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: center" align="center"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"><strong>Sumber : </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"><a href="http://www.wisatamelayu.com/id/agenda.php">www.wisatamelayu.com/id/agenda.php</a> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;">dan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"><a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2009/04/23/00353865/">http://olahraga.kompas.com/read/xml/2009/04/23/00353865/</a></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/06/09/festival-internasional-pemuda-olahraga-bahari-fipob-ke-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wakatobi : The International Digital Underwater Photography Competition 2009</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/05/22/wakatobi-the-international-digital-underwater-photography-competition-2009/</link>
		<comments>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/05/22/wakatobi-the-international-digital-underwater-photography-competition-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 17:31:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lautbiru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event-Kegiatan Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Bahari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[[ June 26, 2009 to November 25, 2009. ]  
Dalam rangka program Visit Wakatobi 2009, diadakan lomba fotografi bawah laut internasional dengan tema “The Beauty of the Nuclei World Coral Triangle” di Kabupaten Wakatobi (www.wakatobi.info), Sulawesi Tenggara dengan total hadiah USD 40.000.
 
Rangkaian Acara :
 
Periode pengambilan foto (dilaksanakan di lokasi lomba) :
26 Juni – 25 November 2009.
 
Penjurian :
26 - 30 November 2009.
 
Pengumuman pemenang dan pemberian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">Dalam rangka program Visit Wakatobi 2009, diadakan lomba fotografi bawah laut internasional dengan tema “The Beauty of the Nuclei World Coral Triangle” di Kabupaten Wakatobi (<a href="http://www.wakatobi.info">www.wakatobi.info</a>), Sulawesi Tenggara dengan total hadiah USD 40.000.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">Rangkaian Acara :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">Periode pengambilan foto (dilaksanakan di lokasi lomba) :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">26 Juni – 25 November 2009.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">Penjurian :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">26 &#8211; 30 November 2009.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">Pengumuman pemenang dan pemberian hadiah :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">1 &#8211; 3 Desember 2009.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">Info lebih lanjut :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">Ketua :<br />
Abdul Manan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">(email: <a href="mailto:underwaterphoto@wakatobi.info">underwaterphoto@wakatobi.info</a>; <a href="mailto:manan_1961@yahoo.com">manan_1961@yahoo.com</a>)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">Alamat :<br />
Jl. Samburaka No 2 Wangi-wangi -Wakatobi -Sultra<br />
Tlp/Fax : 62-404-21908</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">Travel Coordinator :<br />
Redy Putra</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">(email: <a href="mailto:master_redy@yahoo.com">master_redy@yahoo.com</a>)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><a href="http://www.wakatobi.info/?m=101">http://www.wakatobi.info/?m=101</a> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/05/22/wakatobi-the-international-digital-underwater-photography-competition-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>World Ocean Conference:  Inisiatif Indonesia yang Berharga</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/05/19/world-ocean-conference-inisiatif-indonesia-yang-berharga/</link>
		<comments>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/05/19/world-ocean-conference-inisiatif-indonesia-yang-berharga/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 15:02:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sarwono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bahari]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi Lingkungan Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Bahari]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan permukaan laut]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan iklim]]></category>
		<category><![CDATA[sarwono kusumaatmadja]]></category>
		<category><![CDATA[sulawesi utara]]></category>
		<category><![CDATA[world ocean conference]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/?p=265</guid>
		<description><![CDATA[

Menjelang penyelenggaraan konferensi PBB ke-13 tentang Perubahan Iklim di Bali bulan Desember 2007, di kalangan pejabat Departemen Kelautan &#38; Perikanan muncul tentang gagasan untuk menyelenggarakan ‘World Ocean Conference’. Gagasan tersebut muncul karena dalam kebijakan internasional tentang stabilisasi iklim global, masalah kelautan tidak mendapat cukup perhatian. Ini memang aneh karena 70% permukaan bumi terdiri dari perairan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana;">Menjelang penyelenggaraan konferensi PBB ke-13 tentang Perubahan Iklim di Bali bulan Desember 2007, di kalangan pejabat Departemen Kelautan &amp; Perikanan muncul tentang gagasan untuk menyelenggarakan ‘World Ocean Conference’. Gagasan tersebut muncul karena dalam kebijakan internasional tentang stabilisasi iklim global, masalah kelautan tidak mendapat cukup perhatian. Ini memang aneh karena 70% permukaan bumi terdiri dari perairan laut. Wacana perubahan iklim memang menyinggung tentang naiknya permukaan air laut, peningkatan suhu laut, matinya terumbu karang, dan pola migrasi ikan yang berubah. Namun tinjauan tentang laut dalam keseluruhan pemikiran tentang perubahan iklim nyaris tidak ada. Stabilisasi iklim seakan-akan hanya diandalkan pada peran hutan dalam penyerapan karbon. Indonesia sebagai negara kepulauan yang sebagian besar wilayah nasionalnya terdiri laut tentu berkepentingan terhadap peningkatan perhatian tentang laut dalam kaitannya dengan perubahan iklim, dan ingin mengangkat isu itu ke tingkat global.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana;">Pada saat yang sama Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Sarundayang juga sedang berpikir bagaimana mengangkat nama Sulawesi Utara sebagai daerah dengan sumber daya kelautan yang demikian kaya. Taman Nasional Laut Bunaken sudah agak terkenal. Namun Gubernur punya angan-angan agar Sulawesi Utara bisa menjadi daerah tujuan wisata utama. Wajar bahwa seorang pemuka daerah menginginkan hal itu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana;">Semua perbincangan di atas lantas mencetuskan gagasan penyelenggaraan ‘World Ocean Conference’ di Manado tanggal 11 – 15 Mei 2009. Presiden mendukung dan pemerintah segera melakukan penjajagan ke negara-negara sahabat dan badan-badan internasional. Ternyata penjajagan itu berhasil dan dunia langsung tergugah untuk mendukung. Naskah Deklarasi Manado tentang Laut (Manado Ocean Declaration) segera disebarkan untuk disempurnakan oleh mereka yang berminat hadir. Pemprov Sulut mendapat banyak manfaat dari penyelenggaraan konferensi ini, dengan dibangunnya jalur-jalur protokol, hotel-hotel internasional dan manfaat jangka panjang lainnya karena Sulawesi Utara bisa menjadi daerah tujuan wisata bahari, pusat penelitian kelautan dan pusat kegiatan internasional selain Bali dan Jakarta.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana;">Jumlah delegasi yang hadir terdiri dari kurang lebih 80 negara dan badan-badan internasional dengan total sebanyak 3000 orang, dan sepakat tentang deklarasi Manado. Isinya adalah tentang perlunya Konferensi Perubahan Iklim di Copenhagen Desember 2009 mengagendakan masalah laut, perlunya ada Badan PBB yang menangani masalah lingkungan laut secara tetap. Pihak Indonesia tentunya perlu merumuskan kegiatan diplomatik internasional untuk berperan secara aktif dan bermakna dalam isu-isu kelautan terkait perubahan iklim. Deklarasi Manado memang tidak punya kekuatan hukum yang mengikat karena dirumuskan di luar mekanisme PBB. Namun dengan iktiar yang kuat suatu waktu laut akan menjadi bagian dari kebijakan internasional di bidang stabilisasi iklim.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana;">Disamping penyelenggaraan ‘World Ocean Conference’ pada saat yang sama digelar pula ‘Coral Reef Triangle Initiative’ (CTI). CTI adalah rencana bersama dari 6 negara di kawasan Pasifik yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Timor Leste, Papua Nugini dan Kepulauan Solomon, untuk merumuskan program dan langkah penyelamatan terumbu karang serta mengkaitkannya dengan pensejahteraan masyarakat pesisir. CTI didukung oleh dua negara partners, yaitu Amerika Serikat dan Australia. Kawasan CTI dianggap perlu menganut pengelolaan terpadu dan bersama karena kawasan terumbu karangnya terluas dan terkaya di dunia serta mempunyai sifat biologis yang sama, dan ancaman yang sama juga seperti perusakan, penangkapan ikan yang berlebihan dan penyalahgunaan terumbu karang. CTI merupakan cita-cita dari banyak organisasi internasional non pemerintah dan juga para aktivis lingkungan di 6 negara di atas. Indonesia memperlihatkan kepedulian dan kepemimpinannya dengan menampung cita-cita itu dan memberikan komitmen untuk menyatukan tekad 6 negara diatas. Para Kepala Negara dan Pemerintahan dari 6 negara kawasan CTI hadir dan membubuhkan tanda-tangannya dalam piagam kerjasama CTI.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana;">Sebagai kesimpulan, ‘World Ocean Conference’ dan ‘Coral Reef Triangle Initiative’ memperlihatkan peran Indonesia di bidang kelautan yang menonjol, kedua kalinya sejak Indonesia mencetuskan Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957 yang merupakan pemicu dari konsep negara kepulauan, serta merubah hukum laut internasional sehingga mengakui perairan Indonesia sebagai wilayah nasional.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana;">Di samping kegiatan internasional di atas para Gubernur dari Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo bersama Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kelautan Perikanan menandatangani Piagam kerjasama Pengelolaan Teluk Tomini Terpadu. Jika berhasil, maka pengelolaan teluk ini juga merupakan realisasi cita-cita para aktivis dan ilmuwan di bidang kelautan yang telah melakukan rintisan sebelumnya.</span></p>
<p><em><span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Verdana;">Oleh Sarwono Kusumaatmadja</span></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/05/19/world-ocean-conference-inisiatif-indonesia-yang-berharga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sail Indonesia 2009</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/03/26/sail-indonesia-2009/</link>
		<comments>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/03/26/sail-indonesia-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 03:57:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lautbiru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event-Kegiatan Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Bahari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[[ July 18, 2009 to October 25, 2009. ] Sail Indonesia 2009
18 Juli – 25 Oktober 2009
www.sailindonesia.net

Darwin : 18 Juli 2009
Saumlaki : 20-23 Juli 2009
Tual : 26-29 Juli 2009
Banda : singgah
Ambon : 04-07 Agustus 2009
Ternate : singgah
Bitung : 12-19 Agustus 2009, lihat www.sailbunaken2009.com
Banggai : singgah
Wakatobi : 26-30 Agustus 2009
Ende : 05-09 September 2009
Nagikeo :11-13 September 2009
Labuan Bajo : 16-20 September 2009
Mataram : 24-28 September [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sail Indonesia 2009<br />
18 Juli – 25 Oktober 2009<br />
<a href="http://www.sailindonesia.net">www.sailindonesia.net</a></p>
<p>Darwin : 18 Juli 2009<br />
Saumlaki : 20-23 Juli 2009<br />
Tual : 26-29 Juli 2009<br />
Banda : singgah<br />
Ambon : 04-07 Agustus 2009<br />
Ternate : singgah<br />
Bitung : 12-19 Agustus 2009, lihat <a href="http://www.sailbunaken2009.com">www.sailbunaken2009.com</a><br />
Banggai : singgah<br />
Wakatobi : 26-30 Agustus 2009<br />
Ende : 05-09 September 2009<br />
Nagikeo :11-13 September 2009<br />
Labuan Bajo : 16-20 September 2009<br />
Mataram : 24-28 September 2009<br />
Bali : 30-04 Oktober 2009<br />
Karimun Jawa : 08-15 Oktober 2009<br />
Banjarmasin : 08-12 Oktober 2009<br />
Kumai : 14-17 Oktober 2009<br />
Belitung : 21-25 Oktober 2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/03/26/sail-indonesia-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sail Bunaken 2009</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/03/26/sail-bunaken-2009/</link>
		<comments>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/03/26/sail-bunaken-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 03:33:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lautbiru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event-Kegiatan Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Bahari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[[ August 12, 2009 to August 20, 2009. ] Sail Bunaken 2009
12 - 20 Agustus 2009
Bitung dan Manado, Sulawesi Utara, Indonesia
www.sailbunaken2009.com

Agenda : 
- Expo &#38; Show
- Carnival &#38; Festival  
- Tournaments
- Rally &#38; Race
- Touring &#38; Diving
- Fun &#38; Games 

Panitia : 
Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia
Gedung Mina Bahari 2, Lantai 17th
Jl. Medan Merdeka Timur No. 16
Jakarta Pusat 10110
P.O. Box 3899 JKP 10038
Tel : +62-21-3519 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Century Gothic&quot;;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"><span style="font-family: Georgia;">Sail Bunaken 2009<br />
12 &#8211; 20 Agustus 2009<br />
Bitung dan Manado, Sulawesi Utara, Indonesia<br />
<a href="http://www.sailbunaken2009.com">www.sailbunaken2009.com</a></span></span></span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Century Gothic&quot;;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"><span style="font-family: Georgia;">Agenda : <br />
- Expo &amp; Show<br />
- Carnival &amp; Festival  <br />
- Tournaments<br />
- Rally &amp; Race<br />
- Touring &amp; Diving<br />
- Fun &amp; Games </span></span></span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Century Gothic&quot;;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"><span style="font-family: Georgia;">Panitia : <br />
Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia<br />
Gedung Mina Bahari 2, Lantai 17th<br />
Jl. Medan Merdeka Timur No. 16<br />
Jakarta Pusat 10110<br />
P.O. Box 3899 JKP 10038<br />
Tel : +62-21-3519 070, Ext. 7911</span></span></span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Century Gothic&quot;;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"><span style="font-family: Georgia;">Pendaftaran :</span></span></span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Century Gothic&quot;;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"><span style="font-family: Georgia;">Jakarta :<br />
Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia<br />
Gedung Mina Bahari 2, Lantai 17th<br />
Jl. Medan Merdeka Timur No. 16<br />
Jakarta Pusat 10110<br />
P.O. Box 3899 JKP 10038<br />
Tel : +62-21-3519 070, Ext. 7911</span></span></span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Century Gothic&quot;;"><span style="font-size: small; font-family: Times New Roman;"><span style="font-family: Georgia;">Makassar :<br />
Jl. Lanto dg Pasewang No. 18 F Makassar<br />
Tel. : +62-411-858 353, 858 363, 858 383<br />
Fax : +62-411-831 112<br />
e-mail : <a href="mailto:debindomks@debindo.com">debindomks@debindo.com</a>  </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/03/26/sail-bunaken-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SAMPAN 3</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/02/23/sampan-3/</link>
		<comments>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/02/23/sampan-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 18:50:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rickyandrianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Bahari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[merevisi jadwal Sailing Race Competition,
nama diganti menjadi SURABAYA Sailing Competition (SS.Com). Kelas yang akan dilombakan adalah DINGHY dan OPTIMIST. Diselenggarakan tanggal 21-22 Maret 2009 di Kenjeran.
Peserta adalah pelajar, mahasiswa, umum, dan klub layar.
Fasilitas penginapan untuk teman2 yang berasal dari Luar Surabaya.
Semoga temen2 IMC dapat berpartisipasi dalam SAMPAN3 umumnya dan SS.Com khususnya.
terima kasih.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>merevisi jadwal Sailing Race Competition,</p>
<p>nama diganti menjadi SURABAYA Sailing Competition (SS.Com). Kelas yang akan dilombakan adalah DINGHY dan OPTIMIST. Diselenggarakan tanggal 21-22 Maret 2009 di Kenjeran.</p>
<p>Peserta adalah pelajar, mahasiswa, umum, dan klub layar.</p>
<p>Fasilitas penginapan untuk teman2 yang berasal dari Luar Surabaya.</p>
<p>Semoga temen2 IMC dapat berpartisipasi dalam SAMPAN3 umumnya dan SS.Com khususnya.</p>
<p>terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2009/02/23/sampan-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembuat Kapal Kayu Tradisional, Bahan Baku Kayu dan Illegal Logging</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2008/12/10/pembuat-kapal-kayu-tradisional-bahan-baku-kayu-dan-illegal-logging/</link>
		<comments>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2008/12/10/pembuat-kapal-kayu-tradisional-bahan-baku-kayu-dan-illegal-logging/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 05:10:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lautbiru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bahari]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Galangan Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Bahari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[ 
Di Indonesia terdapat para pembuat kapal kayu tradisional yang sudah melakukan profesinya secara turun temurun selama bergenarasi-generasi.  Mereka tersebar di pesisir wilayah Indonesia dan sampai saat ini tetap berusaha menekuni profesinya itu dan membangun kapal kayu ukuran kecil, sedang dan besar.
Konsumen kapal kayu tradisional secara garis besar bisa dikelompokkan menjadi :
• nelayan (tradisional maupun non-tradisional)
• industri pariwisata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p>Di Indonesia terdapat para pembuat kapal kayu tradisional yang sudah melakukan profesinya secara turun temurun selama bergenarasi-generasi.  Mereka tersebar di pesisir wilayah Indonesia dan sampai saat ini tetap berusaha menekuni profesinya itu dan membangun kapal kayu ukuran kecil, sedang dan besar.</p>
<p>Konsumen kapal kayu tradisional secara garis besar bisa dikelompokkan menjadi :<br />
• nelayan (tradisional maupun non-tradisional)<br />
• industri pariwisata (pasar nasional, regional maupun internasional)<br />
• pelayaran rakyat<br />
• pelayaran angkutan penumpang</p>
<p>Kesemua kelompok konsumen tersebut adalah bagian dari komponen pelaku kegiatan ekonomi maritim yang memberikan sumbangan yang besar kepada ekonomi masyarakat pesisir di Indonesia secara umum.</p>
<p>Pembuatan kapal kayu tradisional bisa dilihat dari sudut pandang yang berbeda, yaitu :<br />
• industri<br />
• tradisi dan budaya</p>
<p><strong>Sebagai industri</strong>, pembuatan kapal kayu tradisional ini melibatkan tenaga kerja yang mempunyai keahlian khusus, melibatkan teknologi pembuatan kapal kayu asimilasi antara metode tradisional dan non-tradisional.  Beberapa kapal hasil produksi pembuat kapal tradisional bahkan sudah dikenal secara regional maupun internasional.</p>
<p><strong>Sebagai tradisi dan</strong> <strong>budaya</strong>, pembuatan kapal kayu tradisional juga ikut serta dalam pengembangan karakter dan kearifan lokal yang sangat lekat dengan kehidupan masyarakat pelakunya.  Kegiatan ini juga bagian dari daya tarik lokal yang menjadi minat wisatawan lokal maupun mancanegara. </p>
<p>Saat ini bahan baku kayu untuk pembanguan kapal semakin terbatas.  Para pembuat kapal sangat terpengaruh akan kondisi tersebut.  Ada yang kegiatannya terhenti, beralih ke bahan baku lain atau terus berpindah lokasi pembangunan mengikuti lokasi ketersedian kayu.</p>
<p>Di lain pihak, saat ini sedang digencarkan pemberantasan <em>illegal logging</em> oleh pemerintah.  Hal yang sangat perlu dilakukan dalam usaha mempertahankan keseimbangan alam yang memang sudah sangat rusak ini.</p>
<p>Jika dilihat data konsumsi kayu secara nasional oleh pembuat kapal tradisional maka seharusnya bisa didapatkan besarannya.  Dari situ bisa dilihat kontribusi kegiatan pembuatan kapal tradisional terhadap laju pengurangan hutan. Apakah signifikan?  Saya pernah berbincang dengan salah satu pembuat kapal tradisional di Kalimantan dan Beliau bercerita bahwa kapal kayu phinisi yang saat itu sedang dibangun (ukuran panjang Loa  40 meter dan kira2 GT-nya sekitar 300-an RT) mengkonsumsi kayu sebanyak 500 meter kubik untuk pembangunan selama 1,5 s/d 2 tahun di lokasi sekitar sumber kayu tersebut.  Lalu persis di sebelah kanan kirinya ada <em>saw-mill</em> ilegal yang mengkonsumsi kayu 500 meter kubik per minggu untuk tiap <em>saw mill</em> untuk menghasilkan papan-papan kayu yang dikirim ke luar daerah.</p>
<p>Saat ini banyak <em>saw-mill</em> ilegal tersebut sudah tidak beroperasi akibat dari digencarkan pemberantasan <em>illegal logging</em> di daerah tersebut.  Tetapi kegiatan pemberantasan <em>illegal logging</em> di lokasi tersebut juga mulai berimbas kepada para pembuat kapal tradisional sehingga kapal yang sedang mereka buat (pesanan orang) mulai dilingkari <em>police line</em> dan bahkan ada pembuat kapal dijadikan tersangka dan ditahan.</p>
<p>Melihat kondisi-kondisi di atas timbul pertanyaan-pertanyaan sbb :</p>
<p>Bagaimana caranya memelihara kegiatan pembuatan kapal tradisional sebagai industri maupun tradisi dan budaya dengan tetap menjaga keseimbangan alam?</p>
<p>Bagaimana caranya supaya kegiatan pembuatan kapal tradisional bisa dilihat sebagai kegiatan yang legal yang mempunyai kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi maritim?</p>
<p>Bagaimana agar pelaku pembuat kapal tradisional bisa mendapatkan bahan baku kayu yang legal?  Apakah sudah ada aturan yang aplikatif yang mengatur agar para pembuat kapal tradisional bisa tetap berkegiatan tanpa harus dikejar-kejar aparat pemerintah?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2008/12/10/pembuat-kapal-kayu-tradisional-bahan-baku-kayu-dan-illegal-logging/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyegelan 105 kapal yacht di Kupang oleh Bea dan Cukai, Suatu &#8220;Keajaiban&#8221; di negara kepulauan Indonesia yang sedang mencanangkan Visit Indonesia Year 2008</title>
		<link>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2008/08/05/penyegelan-105-kapal-yacht-di-kupang-oleh-bea-dan-cukai-suatu-keajaiban-di-negara-kepulauan-indonesia-yang-sedang-mencanangkan-visit-indonesia-year-2008/</link>
		<comments>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2008/08/05/penyegelan-105-kapal-yacht-di-kupang-oleh-bea-dan-cukai-suatu-keajaiban-di-negara-kepulauan-indonesia-yang-sedang-mencanangkan-visit-indonesia-year-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 04:06:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lautbiru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Bahari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamaritimeclub.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[ 
Membaca berita di media Kompas (3 Agustus 2008) dengan judul ”105 Kapal Turis Disegel Bea dan Cukai Kupang” maka saya jadi sangat heran.  Heran karena menurut saya ini adalah salah satu dari keajaiban-keajaiban yang kerap terjadi di negara kepulauan Indoneisa ini.  Tetap saja saya heran meskipun kerap terjadi.
Kapal-kapal yacht tersebut adalah para peserta acara “Sail [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p>Membaca berita di media Kompas (3 Agustus 2008) dengan judul ”105 Kapal Turis Disegel Bea dan Cukai Kupang” maka saya jadi sangat heran.  Heran karena menurut saya ini adalah salah satu dari keajaiban-keajaiban yang kerap terjadi di negara kepulauan Indoneisa ini.  Tetap saja saya heran meskipun kerap terjadi.</p>
<p>Kapal-kapal yacht tersebut adalah para peserta acara “Sail Indonesia 2008” yang detail acara tersebut pernah saya posting di web IMC ini pada tanggal 15 Mei 2008.</p>
<p>Kenapa kejadian ini ajaib? Ada beberapa hal, yaitu :</p>
<p>1.    Acara ini adalah acara rutin tahunan yang selalu berkembang dimulai dari Darwin-Ambon yacht race, lalu menjadi  Darwin-Kupang, lalu menjadi Darwin-Kupang-Bali dan aknirnya sampai menjadi 2 rute utk tahun 2008 ini (Eastern and Western passage). Antusiasme peserta Internasional selalu meningkat dari tahun ke tahun.</p>
<p>2.    Acara “Sail Indonesia 2008” ini melibatkan lintas departemen yaitu Departemen Kebudayaan dan Pariwisata serta Departemen Kelautan dan Perikanan.</p>
<p>3.    Acara ini bertepatan dengan ”Visit Indonesia Year 2008”</p>
<p>4.    Negara Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia.</p>
<p>Kalau kita ikuti terus beritanya di media Kompas maka yang mengemuka adalah hal itu disebabkan oleh ”minimnya koordinasi”.  Apakah itu sebab utamanya?</p>
<p>Kalau saya melihatnya lebih ke belum terbentuknya karakter Indonesia sebagai bangsa maritim.  Sebagian besar orang Indonesia adalah bangsa daratan yang kebetulan hidup di negara kepulauan yang namanya Indonesia.</p>
<p>Mudah-mudahan &#8220;keajaiban&#8221; seperti ini tidak terulang lagi di masa mendatang dan kegiatan Sail indonesia 2009 dan seterusnya bisa berkembang menjadi acara yang lebih besar lagi dan memberikan citra yang indah akan negara kepulauan Indonesia tercinta di mata dunia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiamaritimeclub.com/2008/08/05/penyegelan-105-kapal-yacht-di-kupang-oleh-bea-dan-cukai-suatu-keajaiban-di-negara-kepulauan-indonesia-yang-sedang-mencanangkan-visit-indonesia-year-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
